Turnover karyawan adalah tingkat keluar-masuknya karyawan dari sebuah organisasi dalam periode tertentu, mencakup mereka yang mengundurkan diri maupun yang diberhentikan. Turnover dibedakan menjadi yang diinginkan dan yang tidak diinginkan, karena keluarnya karyawan berkinerja rendah berbeda dampaknya dari keluarnya talenta kunci. Angka yang terlalu tinggi bisa menandakan masalah budaya, imbalan, atau kepemimpinan. Pemantauannya membantu mengenali gejala sejak dini.
Turnover yang tinggi menimbulkan biaya rekrutmen dan pelatihan ulang, mengganggu tim, serta bisa menjadi sinyal adanya masalah organisasi.
Organisasi mengamati bahwa banyak karyawan keluar pada tahun pertama, lalu menelusuri penyebabnya lewat proses onboarding dan wawancara keluar.