Employee engagement adalah tingkat keterikatan emosional dan komitmen karyawan terhadap pekerjaan serta tujuan organisasinya. Karyawan yang terikat cenderung berinisiatif, peduli pada kualitas hasil, dan bertahan lebih lama. Keterikatan ini dipengaruhi oleh kejelasan peran, pengakuan, hubungan dengan atasan, dan peluang berkembang. Ia berbeda dari sekadar kepuasan, karena mencakup kesediaan memberi upaya lebih.
Tingkat keterikatan yang tinggi berhubungan dengan produktivitas lebih baik, tingkat keluar-masuk karyawan yang rendah, dan layanan pelanggan yang lebih kuat.
Survei internal berkala yang menanyakan seberapa besar karyawan merekomendasikan tempat kerjanya dipakai untuk mengukur keterikatan.