Retensi karyawan adalah kemampuan organisasi mempertahankan karyawannya, khususnya yang berkinerja baik, agar tetap bertahan dalam jangka panjang. Retensi dipengaruhi oleh banyak faktor seperti imbalan, peluang berkembang, hubungan dengan atasan, dan keseimbangan kerja. Fokusnya bukan menahan semua orang, melainkan menjaga talenta yang bernilai bagi organisasi. Upaya retensi biasanya bersifat proaktif, sebelum niat keluar muncul.
Retensi yang baik menekan biaya rekrutmen dan pelatihan ulang, menjaga pengetahuan organisasi, serta menjaga stabilitas tim.
Organisasi menawarkan jalur karier yang jelas dan pengakuan berkala untuk membuat karyawan berkinerja tinggi memilih bertahan.