Manajemen konflik adalah pendekatan untuk mengenali, mengelola, dan mengarahkan perselisihan di tempat kerja agar tidak merusak hubungan maupun kinerja tim. Fokusnya bukan meniadakan konflik, melainkan menanganinya secara sehat sehingga perbedaan pendapat justru menghasilkan keputusan yang lebih baik. Ini mencakup mendengarkan sudut pandang, memisahkan masalah dari pribadi, dan mencari titik temu. Konflik yang dikelola dengan baik dapat memperkuat kolaborasi.
Kemampuan mengelola konflik menjaga produktivitas tim, mengurangi ketegangan, dan mencegah masalah kecil membesar.
Seorang manajer memfasilitasi diskusi antara dua anggota tim yang berbeda pandangan tentang prioritas proyek agar mencapai kesepakatan.