Follow-up adalah tindak lanjut yang dilakukan penjual setelah interaksi sebelumnya, misalnya mengingatkan, menjawab pertanyaan tertunda, atau mendorong langkah berikutnya. Sebagian besar kesepakatan tidak terjadi pada kontak pertama, sehingga follow-up yang konsisten menjadi penentu. Tindak lanjut yang baik terasa membantu, bukan mendesak. Waktu dan isi pesan disesuaikan dengan posisi calon pembeli dalam prosesnya.
Banyak peluang hilang bukan karena penolakan, melainkan karena tidak ada tindak lanjut yang membuat calon pembeli maju ke tahap berikutnya.
Beberapa hari setelah demo, tim mengirim pesan berisi ringkasan manfaat Edunav yang relevan bagi sekolah itu dan menawarkan sesi tanya jawab lanjutan.