Pahami 5 Taktik Ini Agar Ujian Online Di Rumah Memuaskan

Masa pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia telah memaksa semua orang untuk mulai menerapkan kebiasaan baru, sebuah kondisi yang tidak pernah diduga dan tidak pernah diperkirakan sebelumnya bahwa akan tiba fase seperti saat ini.

 

Siapa yang menyangka ternyata setiap orang harus menggunakan masker medis, perkumpulan dilarang, akses publik terbatas, perawatan di rumah sakit penuh,  vaksinasi massal, bahkan rutinitas harian harus dilakukan dengan jarak jauh alias online? Situasi ini benar-benar baru, yang mengharuskan siapapun larut dan menyesuaikan diri dengannya.  

 

Di samping munculnya perasaan kaget, tantangan dan kecemasan, pandemi Covid-19 juga membawa sejumlah keuntungan

Terbentuknya kesadaran untuk memulai pola hidup sehat, tumbuh nya rasa solidaritas sosial hingga meningkatnya literasi digital masyarakat merupakan sederet dampak positif dari Pandemi Covid-19.

Bagi dunia pendidikan, meningkatnya literasi digital adalah hal yang paling nyata terasa. Kondisi itu ditandai dengan cara belajar yang menggunakan perangkat smartphone, laptop, tablet atau alat sepadan lainnya, mengandalkan jaringan internet, bahkan memahami dan menyampaikan pelajaran secara online.

 

Mau tidak mau, tidak ada pilihan lain bagi tenaga pendidik seperti siswa, guru, dan manajemen sekolah selain ikut turut beradaptasi dengan perubahan keadaan tersebut. 

Hal itu lantaran agar mereka tetap update dengan proses pembelajaran dan terhindar dari learning loss, keadaan dimana hilangnya kemampuan akademik dan keterampilan peserta didik. 

 

Di sisi lain, keadaan tersebut juga mewajibkan peserta didik melaksanakan ujian secara online

Jika ujian secara offline adalah hal yang mudah, praktis, dan sangat terbiasa bagi sebagian orang, bagaimana hal nya dengan ujian online?

 

Bagi mereka yang terbiasa dengan perangkat teknologi, maka hal ini bukanlah masalah. Namun, bagaimana halnya dengan mereka yang belum terbiasa menggunakan fitur-fitur online?

Baca Juga  Lagi Cari Madrasah? 6 MAN Terbaik di Indonesia Ini Layak Kamu Pertimbangkan

Karena itu, artikel ini akan memberikan Anda 5 hal yang bisa memaksimalkan hasil ujian online.

 

Apa saja 5 hal itu ?

 

  1. Kenali platform ujian online
    Sederhananya, platform adalah wadah atau aplikasi yang memiliki sejumlah fitur untuk memudahkan penggunanya. Dalam hal ini, platform bisa saja disebut sebagai website, meski keduanya tidak sama, namun penyebutan itu bertujuan untuk menyandingkan keduanya agar mudah dipahami.Desain platform berbeda-beda, tergantung tujuan dan guna platform tersebut. Platform ujian online tentu tidak sama dengan platform penjualan sepatu dan seterusnya.Platform ujian online memang dirancang agar panitia dan peserta ujian mendapatkan hasil yang puas. Fitur, opsi, tools dan tampilan yang profesional tentu cocok digunakan untuk ujian.

    Di antara contoh platform ujian online yang direkomendasikan adalah  Google Doc, Quizziz, dan Latihan.id

     

  2. Persiapkan baterai perangkat, sinyal internet dan dokumen
    Baterai adalah salah satu alat terpenting selama proses ujian online. Bateri adalah sumber energi, yang berarti jika tidak dirawat maka tidak bisa menghasilkan energi. Dalam artian tidak dirawat adalah tidak diperhatikan kadarnya. Baterai yang cenderung tidak terawat tidak akan menghantar energi dengan optimal.

    Jauh sebelum pelaksanaan ujian online, amati perkembangan baterai perangkat Anda. Jika dirasa tidak optimal, segera ganti dengan yang baru. Atau paling tidak, Anda harus hafal saat-saat baterai terasa tidak optimal sehingga Anda bisa menghindarinya. 

    Hal lain yang tidak kalah penting yaitu sinyal internet dan dokumen pendukung ujian. Pelaksanaan ujian online sudah pasti mengandalkan internet sebagai sistem jaringan yang memungkinkan akses ke peserta dan panitia ujian. Tanpa sinyal internet yang baik, ujian online tidak akan berjalan mulus. Anda harus hafal tempat atau ruangan yang terhubung sinyal dengan kencang. Biasanya raungan yang terbuka, tinggi dan tidak terpojok adalah tempat terbaik untuk menangkap sinyal.S

    elain itu, pastikan juga Anda menggunakan provider (telkomsel, Xl, tri ataupun jaringan wifi) yang kuat. Jika Anda sering mendapati gangguan pada provider, disarankan untuk mengganti sementara supaya ujian Anda lancar. 

    Terakhir adalah dokumen. Dokumen pendukung seperti KTP, KTM, atau yang lainnya berguna untuk memastikan bahwa peserta ujian merupakan orang yang sama dengan yang tercatat. Sebelum ujian, Anda harus memahami bahwa dokumen pendukung ada di dekat anda dan tidak mudah untuk meraihnya. 

    Jika tanpa dokumen, bisa saja Anda tidak diperkenankan ujian karena dianggap Anda bukanlah orang asli sebagaimana yang tercatat. 

  3. Perhatikan suasana ruangan
    Hindari rasa meremehkan suasana ruangan saat ujian. Sedikit banyaknya, ruangan akan memengaruhi mood Anda selama ujian online. Pencahayaan yang redup, sirkulasi yang minim, dan barang-barang yang berantakan bisa saja menyita fokus Anda sehingga ujian menjadi berantakan. 

    Beberapa hari sebelum ujian berlangsung, aturlah suasana ruangan menjadi ruangan yang bisa menjaga konsentrasi Anda. Terang, tenang, dan tidak lembab adalah ruangan ideal saat ujian online. Jangankan untuk ujian, untuk bersantai-santai saja Anda mungkin merasa kurang nyaman berada di ruangan yang gelap dan berantakan bukan ? 

  4. Latihan dan uji coba
    Latihan membuat seseorang menjadi terlatih. Begitu kata pepatah. Latihan adalah bayangan dari suasana asli. Artinya, latihan akan membantu Anda terbiasa dengan bentuk, pola, dan alur yang ada pada kenyataan. Bagaimana gambaran, seperti apa faktanya akan Anda ketahui saat Anda melakukan latihan. 

    Latihan dan uji coba pun dapat membantu Anda mengenali hal-hal yang belum Anda ketahui sebelumnya. Dengan begitu, Anda akan menjadi peserta ujian yang sangat siap. Sesaat ujian online berlangsung, Anda tidak kaget dengan yang Anda hadapi. Kalaupun terdapat perbedaan, Anda bisa mengatasinya. 

    Mulai lah latihan dan uji coba seolah-olah Anda memang sedang berada di kondisi yang sebenarnya. 

  5. Pastikan waktu, soal dan panduan ujian 

    Jelaslah berbeda rasa perputaran waktu saat ujian offline dengan ujian online. 

    Saat ujian offline Anda bisa menatap kertas dan alat tulis yang tidak memantulkan cahaya kepada Anda. Efeknya, Anda tidak akan merasa cepat lelah dan waktu terasa berjalan cukup lama. 

    Sementara, pada ujian online, Anda berhadapan dengan layar perangkat yang Anda gunakan. Pantulan cahaya yang mengarah ke mata akan memberikan efek lelah sehingga mensugesti Anda tidak terasa betapa cepatnya waktu berlalu. 

    Karena itu, saat ujian online Anda harus pastikan berapa durasi waktu yang cukup diberikan di setiap soal. Anda juga perlu mengatur waktu jika perangkat Anda tidak cukup responsif sewaktu-waktu. 

    Anda juga perlu memahami  panduan ujian. Sebagian ujian membagi ke dalam beberapa sesi ujian. Jika demikian, pastikan Anda sudah merencanakan pembagian waktu sesuai dengan tiap sesi ujian.

 

Demikian tadi 5 taktik ujian online yang dapat Anda gunakan untuk memaksimalkan hasil ujian Anda.

 

Semoga berhasil !

Leave a Comment

Your email address will not be published.