Vendor Lock-in adalah kondisi ketika pelanggan sulit berpindah dari satu penyedia ke penyedia lain karena tingginya biaya, kerumitan, atau ketergantungan teknis. Data, alur kerja, atau integrasi yang terlalu terikat pada satu vendor memperkuat kondisi ini. Lock-in bisa muncul dari format data yang sulit dipindahkan, minimnya ekspor, atau ekosistem yang tertutup. Akibatnya pelanggan kehilangan daya tawar meski merasa kurang puas.
Menyadari risiko lock-in membantu pelanggan memilih penyedia yang memberi kemudahan ekspor data dan interoperabilitas.
Sekolah sebaiknya memastikan software yang dipilih memungkinkan ekspor data siswa dalam format standar, agar tidak terjebak bila suatu saat ingin berpindah.