Utang usaha adalah kewajiban jangka pendek bisnis kepada pemasok atas barang atau jasa yang sudah diterima namun belum dibayar. Utang ini dicatat sebagai liabilitas lancar dalam neraca. Mengelola waktu pembayaran utang membantu menjaga arus kas tanpa merusak hubungan dengan pemasok. Membayar terlalu cepat mengurangi kas, sedangkan menunda terlalu lama dapat mengganggu kepercayaan.
Pengelolaan utang usaha yang seimbang menjaga likuiditas sekaligus reputasi bisnis di mata pemasok.
Setelah menerima bahan baku senilai 80 juta dengan tempo 30 hari, jumlah itu dicatat sebagai utang usaha.