Sprint Retrospective adalah pertemuan di akhir sprint tempat tim mengevaluasi cara kerja mereka, bukan hasil produknya, untuk menemukan perbaikan pada sprint berikutnya. Fokusnya pada proses, kolaborasi, dan kebiasaan tim. Dalam pertemuan ini tim membahas apa yang berjalan baik, apa yang menghambat, dan tindakan konkret untuk memperbaiki. Retrospektif menjadi mesin perbaikan berkelanjutan dalam kerangka Agile.
Ruang evaluasi rutin ini mencegah masalah cara kerja terus berulang dan mendorong tim menjadi lebih efektif dari waktu ke waktu.
Setelah sprint, tim menyimpulkan pertemuan harian terlalu panjang dan sepakat membatasinya menjadi lima belas menit pada sprint berikutnya.