Break-even point (titik impas) adalah tingkat penjualan saat total pendapatan sama persis dengan total biaya, sehingga tidak untung maupun rugi. Di titik ini, setiap penjualan tambahan mulai menghasilkan laba. Perhitungannya membandingkan biaya tetap dengan margin kontribusi per unit, yaitu selisih harga jual dan biaya variabel per unit. Titik impas membantu menentukan volume minimum yang harus dicapai agar sebuah usaha atau proyek layak dijalankan.
Titik impas menjadi ambang keputusan: di bawahnya organisasi merugi, sehingga angka ini menuntun target penjualan dan penetapan harga.
Yayasan menghitung berapa banyak siswa yang harus terdaftar agar biaya langganan sistem informasi sekolah tertutupi oleh penghematan administrasi yang dihasilkannya.