Data-Driven Decision Making adalah pendekatan pengambilan keputusan yang berlandaskan analisis data faktual, bukan intuisi atau kebiasaan semata. Setiap keputusan penting didahului oleh pengumpulan dan pembacaan data yang relevan. Pendekatan ini menuntut data yang akurat dan mudah diakses. Tujuannya membuat keputusan lebih objektif dan bisa dipertanggungjawabkan.
Keputusan berbasis data mengurangi bias dan tebakan, sehingga kebijakan lembaga lebih tepat sasaran dan bisa dievaluasi ulang.
Alih-alih mengira-ira, kepala sekolah menaikkan jam bimbingan pada mata pelajaran yang datanya menunjukkan capaian paling rendah.