Containerization adalah teknik mengemas aplikasi beserta seluruh dependensinya ke dalam satu unit terisolasi yang disebut kontainer, sehingga dapat berjalan konsisten di lingkungan mana pun. Kontainer berbagi sistem operasi induk namun tetap terpisah satu sama lain. Berbeda dari mesin virtual, kontainer lebih ringan karena tidak membawa sistem operasi lengkap sendiri. Pendekatan ini memudahkan aplikasi dipindahkan dari komputer pengembang ke server tanpa masalah "berjalan di mesin saya tapi gagal di tempat lain". Kontainer juga mendukung penskalaan yang cepat.
Containerization menyeragamkan lingkungan pengembangan dan produksi, mempercepat penyebaran, dan menyederhanakan pengelolaan aplikasi berskala besar.
Sebuah aplikasi web dikemas dalam kontainer bersama versi bahasa dan pustaka yang dibutuhkannya, lalu dijalankan sama persis di laptop maupun di server produksi.