Absensi digital adalah pencatatan kehadiran siswa dan guru menggunakan sistem elektronik, menggantikan buku absen kertas dengan basis data yang dapat direkap otomatis. Metode ini dapat memakai berbagai teknologi masukan seperti QR, sidik jari, kartu RFID, atau input manual oleh guru piket. Semua data tersimpan terpusat sehingga rekap harian, mingguan, hingga tahunan dapat dibuat instan. Absensi digital sering menjadi pintu masuk sekolah menuju digitalisasi administrasi yang lebih luas.
Rekap kehadiran yang akurat menjadi dasar penilaian sikap, laporan ke dinas, dan komunikasi dengan orang tua.
Guru menandai kehadiran satu kelas lewat aplikasi di ponsel, dan data langsung masuk ke laporan bulanan tanpa perlu menghitung ulang manual.